4 Alasan untuk Tidak Mengabaikan Usaha Cara Cepat Hamil

4 Alasan untuk Tidak Mengabaikan Usaha Cara Cepat Hamil : Cara atau tips cepat hamil adalah informasi yang paling dicari oleh pasangan suami istri yang ingin memiliki momongan, berapapun usia pernikahan yang telah mereka jalani. Tuhan memang Maha Besar dan Pengasih, ada pasangan yang dikaruniai anak dengan cepat disisi lain ada juga pasangan yang masih dibutuhkan doa, kesabaran serta usaha mereka untuk memiliki buah hati yang amat dirindukan.

Bagi Anda yang belum memiliki momongan, mungkin sampai saat ini sudah melakukan dan menerapkan berbagai cara agar cepat hamil namun sayangnya belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan yang positif. Padahal kendala susah hamil merupakan permasalahan penting yang harus Anda usahakan solusinya supaya cepat hamil dengan cara tepat.

Apabila Anda mengabaikan usaha cara agar cepat hamil maka yang didapat selanjutnya adalah perasaan frustasi atas kendala-kendala yang ada. Saya mendapatkan ada 4 hal utama yang perlu diperhatikan sebagai akibat dari masalah kesulitan hamil yang tidak segera ditangani.

4 Alasan untuk Tidak Mengabaikan Usaha Cara Cepat Hamil

Berikut  uraian akibat-akibat yang timbul apabila Anda tidak segera mencari solusi bagaimana cara supaya cepat hamil tersebut. Berikut ini keempat hal utama yang harus diperhatikan bila Anda mengabaikan masalah ini terlalu lama:

  1. Usia yang semakin bertambah
  2. Tekanan mental
  3. Tidak ada anak yang merawat kelak
  4. Resiko Perceraian

1. Bertambahnya usia semakin memperkecil peluang cara biar cepat hamil

Seperti diketahui seiring dengan bertambahnya usia Anda kemampuan organ-oragan reproduksi akan semakin menurun dan peluang cara hamil cepat akan semakin kecil pula. Oleh sebab itu sangat dianjurkan untuk berusaha semaksimal mungkin selagi usia Anda masih produktif.

2. Tekanan mental bahkan dari orang-orang yang dekat dengan Anda

Sudah sewajarnya apabila orang tua, keluarga besar maupun para sahabat sangat berharap Anda segera punya momongan. Namun saying, saking lamanya menunggu momongan terkadang desakan dan pertanyaan mereka malah menjadikan jenuh dan frustasi dan menjadikan tekanan mental sendiri buat Anda. Hal tersebut akan semakin parah apabila pertanyaan atau desakan dari orang-orang di dekat Anda menjadi “bahan candaan” yang tentu saja sangat tidak diharapkan bukan? Karena sejatinya pada posisi tersebut Anda sangat membutuhkan support moril yang besar dari mereka.

3. Kekhawatiran bila tidak ada sosok anak yang merawat Anda di usia senja

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa harapan terbesar tentang siapa yang akan merawat Anda di waktu usia senja kelak adalah sang buah hati tercinta. Tentu saja Anda pun sangat menginginkan keluarga besar yang bahagia dimana bersama pasangan Anda kelak di usia senja bisa melewati masa-masa seperti itu bersama sang anak bahkan cucu dan cicit. Setiap orang pun menginginkan kebahagiaan terbesar seperti itu, seperti Anda.

4. Kecenderungan resiko perceraian yang besar

Seringkali adanya tekanan mental yang bertubi-tubi tersebut membuat banyak sekali pasangan suami istri yang merasa frustasi dan mengakibatkan rasa putus asa karena segala usaha cara berhubungan agar cepat hamil telah dilakukan namun belum membuahkan hasil yang positif. Pada kulminasi inilah masa-masa kritis bisa terjadi ketika Anda memutuskan apakah hendak tetap berusaha, menyerah bahkan yang sangat tidak diinginkan adalah bercerai. Walaupun saya yakin perceraian bukanlah tindakan tepat, namun faktanya banyak sekali pasangan suami istri yang berakhir rumah tangganya karena faktor sulitnya mendapatkan keturunan ini.

Beranjak dari 4 alasan utama diatas, sering didapat masalah ketidaksuburan (infertilistas) yang membuat pasangan suami istri menjadi sangat frustasi. Dan mungkin itu merupakan sebagian tekanan mental dan ada perasaan takut yang Anda alami saat ini.

Infertilitas sendiri terbagi atas dua jenis, yakni infertil primer dan infertil sekunder. Dimana pada infertil primer adalah kasus infertilitas yang dialami oleh wanita yang belum pernah hamil. Sedangkan infertil sekunder sendiri merupakan kebalikannya, yaitu infertilitas yang dialami oleh wanita yang sudah pernah hamil dan melahirkan sebelumnya. Dan pada kebanyakan kasus yang terjadi di Indonesia adalah infertil primer.

Dan juga perlu dipahami bahwasanya infertilitas tidak selalu dikarenakan oleh ketidaksuburan dari istri namun bisa saja berasal dari ketidaksuburan pihak suami. Maka dari itu dalam konteks infertilitas, yang harus dibahas adalah kedua belah pihak baik suami maupun istri dan menelaah dari struktur alat reproduksi hingga ke faktor-faktor yang mempengaruhinya.

1,496 total views, 2 views today